Objek Wisata di Purwakarta Dilarang Buka Jika Tak Miliki Pemindai QR Code

- Rabu, 15 September 2021 | 12:16 WIB
Jailuhur, tempat wisata di Purwakarta yang masih harus tutup meski sudah PPKM Level 3. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)
Jailuhur, tempat wisata di Purwakarta yang masih harus tutup meski sudah PPKM Level 3. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Pemerintah Kabupaten Purwakarta berencana akan kembali membuka objek wisata di tengah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sekda Purwakarta Iyus Permana mengatakan, syarat utama objek wisata dibuka pengelola harus menyediakan aplikasi PeduliLindungi dengan menyediakan pemindai QR Code di depan pintus masuk. Tujuannya adalah untuk mengindentifikasi pengunjung sehat: sudah divaksinasi atau belum. "Jadi, sekarang melalui dinas terkait mendorong semua objek wisata untuk menyediakan aplikasi itu," ujar dia, Rabu, 15 September 2021.

Tak hanya objek wisata, hotel, restoran, dan tempat hiburan lainnya juga harus menyediakan aplikasi PeduliLindungi. "Kalau belum menyediakan, ya jangan dulu buka," kata Iyus.

Jika pengelola atau pemilik tetap buka tanpa sepengetahuan pemerintah daerah, apalagi belum menyediakan aplikasi PeduliLindungi, akan dikenakan sanksi penutupan kembali. "Tapi pihak pengelola sudah tahu dan sedang mendaftar, tinggal menunggu pemindai QR Code. Mudah-mudahan minggu depan akan dibuka jika sudah terpasang aplikasi itu," ujar dia.

Sementara itu, Operation Manager objek wisata Hidden Valley Hills Kabupaten Purwakarta, M. Candra Turmudzi mengaku kesulitan memiliki pemindai QR Code dari PeduliLindungi, kemungkinan banyak permintaan sehingga perlu waktu lebih. "Tapi sedang usahakan oleh dinas terkait. Untuk sementara, memakai pemindai QR Code dari dinas terkait itu," kata dia.

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Terkini

Head To Head Persib vs Borneo FC Siapa Paling Dominan?

Kamis, 23 September 2021 | 11:28 WIB

Tata Cara Salat Tahajud dan Doa Setelahnya

Rabu, 22 September 2021 | 12:18 WIB
X