Dedi Mulyadi Diduga Terima Uang, Sarung, Telur, Bahkan Laptop dari SA untuk Kepentingan Pilgub Jabar

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 09:34 WIB
Dedi Mulyadi diperiksa sebagai saksi atas kasus proyek di Kabupaten Indramayu.  Ia hadir di ruang 1 Pengadilan Tipikor Bandung. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S)
Dedi Mulyadi diperiksa sebagai saksi atas kasus proyek di Kabupaten Indramayu. Ia hadir di ruang 1 Pengadilan Tipikor Bandung. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S)
 
BANDUNG, AYOPURWAKARTA.COM — Anggota DPR RI Dedi Mulyadi diperiksa sebagai saksi atas kasus proyek di Kabupaten Indramayu. Dedi hadir di ruang 1 Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin, 4 Oktober 2021.
 
Dedi Mulyadi dihujani beragam pertanyaan perihal bantuan uang dan barang dari Ade Barkah dan Siti Aisyah untuk kepentingan Pilgub Jabar. Dedi pun ditanya ada tidaknya pemberian dari Ade Barkah dan Siti Aisyah. Kedua nama tersebut merupakan terdakwa dalam perkara ini. 
 
Saat ditanya perihal hal tersebut, Dedi membantah. Dia mengaku tak pernah menerima uang dari Ade Barkah maupun Siti Aisyah
 
"Tidak pernah," ujar Dedi, yang mengenakan kemeja putih serta iket kepala putih.
 
"Atau apa pernah dilaporkan timses ada sumbangan Rp100 juta dari Siti Aisyah?" tanya jaksa. 
 
"Tidak pernah," jawab Dedi lagi singkat. 
 
"Semua terkait pencalonan saudara di Pilgub Jabar, ya," kata jaksa KPK menambahkan. 
 
Pertanyaan jaksa KPK berkaitan dengan dakwaan KPK terhadap Siti Aisyah. Dalam dakwaan disebutkan bila Siti Aisyah menerima uang dari Abdul Rozaq Muslim sebesar Rp100 juta untuk kepentingan Pilgub Jabar
 
Jaksa juga menanyakan ada tidaknya instruksi dari Dedi Mulyadi kepada anggota dewan fraksi Golkar untuk penyediaan telur ayam dan sarung untuk diberikan kepada masyarakat berkaitan dengan Pilgub Jabar
 
"Masih dalam rangka Pilgub, apakah ada tugas kepada Ade Barkah untuk penyediaan sarung dibagikan ke masyarakat?" tanya jaksa. 
 
"Tidak ada," kata Dedi. 
 
"Apakah pernah menerima uang dari terdakwa Siti Aisyah terkait penyediaan sarung dan telur ayam dalam Pilgub Jabar sebesar Rp 100 juta?" tanya jaksa. 
 
"Tidak pernah," kata Dedi. 
 
Dalam kesempatan itu, majelis hakim Surachmat kemudian membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Dedi Mulyadi. Dalam BAP-nya, disebut justru Siti Aisyah mendukung Ridwan Kamil. 
 
"Saya tidak pernah meminta uang untuk pencalonan calon gubernur. Sepengetahuan saya, Siti Aisyah mendukung Ridwan Kamil," kata hakim membacakan BAP Dedi. 
 
"Betul," jawab Dedi terhadap hakim. 
 
Sementara itu, Siti Aisyah diberi kesempatan hakim untuk menanggapi. Siti Aisyah menyebut bahwa keterangan Dedi Mulyadi tidak benar. "Semua keterangan saksi tidak benar," kata Siti Aisyah melalui virtual. 
 
Siti Aisyah menceritakan bila dirinya pernah diminta untuk menuntut memberikan kontribusi sebesar Rp300 juta yang uangnya kemudian dibawa ke Purwakarta.
 
Siti Aisyah juga mengaku bila diminta kontribusi peningkatan survei dengan metode lima kali transfer dengan nominal Rp10-15 juta untuk biaya timses. "Saksi juga minta kontribusi empat unit laptop. Waktu itu diantar langsung ke pendopo," katanya. 
 
Hakim lantas mengkonfrontir langsung pernyataan Siti Aisyah itu ke Dedi Mulyadi. Dedi membantah langsung keterangan Siti Aisyah
 
"Saya tetap tidak pernah meminta apa pun saat pencalonan Gubernur Jawa Barat," kata Dedi menjawab.

Editor: Dudung Ridwan

Sumber: Ayobandung.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wanita Harus Tahu, Ini Manfaat Belut Bagi Ibu Hamil

Senin, 29 November 2021 | 19:32 WIB

4 Pelaku Spesialis Curanmor Dibekuk Polres Purwakarta

Senin, 29 November 2021 | 17:45 WIB

Sastra Sunda: HAMPURA DEWEK, EUY!

Senin, 29 November 2021 | 17:12 WIB
X