UMK 2022, Bupati Purwakarta Kecewa Upah Buruh Tidak Naik

- Kamis, 2 Desember 2021 | 16:36 WIB
 UMK 2022, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Kecewa Upah Buruh Tidak Naik. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)
UMK 2022, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Kecewa Upah Buruh Tidak Naik. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika ikut soal SK Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengenai UMK 2022 atau upah para buruh di tahun depan.

Ia mengaku kecewa mengingat kenaikan upah untuk meningkatkan daya beli masyarakat di tengah masa pandemi Covid-19.

"Kalau ditanya kecewa, yah pasti karena Pemda Purwakarta sendiri pernah dua kali memberikan surat kepada gubernur terkait kenaikan upah buruh ini," ujar Anne, Kamis 2 Desember 2021.

Baca Juga: Kesenjangan Upah Kerja bagi Perempuan, Menteri Keuangan Angkat Suara

Surat pertama dikirim pengacu pada nilai inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang jadi pertimbangan, surat pertama ini atas usulan sesuai hasil aspirasi para buruh. Surat kedua, kata Anne dikirim atas rekomendasi sesuai dengan PP 36.

"Surat rekomendasi kenaikan upah yang kita usulkan 6,58 persen, itu hasil perhitungan nilai inflasi dan pertumbuhan ekonomi di Purwakarta," kata Anne.

Baca Juga: Pemerintah Salurkan Bantuan Subsidi Upah bagi Tenaga Pendidik Non-PNS

Ia pun berpesan kepada para buruh lebih baik duduk bersama daripada melakukan aksi meski hal itu merupakan hak mereka. Di tengah persoalan ini pemerintah pusat juga ada hal yang mengarahi agar tidak menimbulkan persoal baru dikemudian hari.

"Saya berharap bisa dipertimbangkan mengenai kenaikan upah ini karena ada inflasi pertumbuhan ekonomi," ujar Anne.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dampak Jangka Pendek dan Panjang Anak Kurang Tidur

Jumat, 31 Desember 2021 | 21:24 WIB

Bupati Purwakarta Lantik Kades Linggasari Hasil PAW

Rabu, 29 Desember 2021 | 18:07 WIB

Harga Telur Naik, Peternak di Purwakarta Senang

Rabu, 29 Desember 2021 | 17:19 WIB
X