Dampak PPKM, Hidden Valley Hills Purwakarta Terpaksa Rumahkan Karyawan

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 15:59 WIB
Destinasi Wisata Hidden Valley Hills Purwakarta. (Dede Nurhasanudin)
Destinasi Wisata Hidden Valley Hills Purwakarta. (Dede Nurhasanudin)

SUKATANI, AYOPURWAKARTA.COM -- Operation Manager destinasi wisata Hidden Valley Hils Kabupaten Purwakarta, M.Candra Turmudzi mengatakan, ia terpaksa merumahkan 50 persen karyawannya. Hal itu dilakukan untuk memangkas pengeluaran di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat maupun level 4 yang hari ini masih diberlakukan di Kabupaten Purwakarta.

"Destinasi wisata masih belum diizinkan buka. Artinya tidak ada pemasukan. Jadi, untuk memangkas pengeluaran kita terpaksa merumahkan 15 dari 30 karyawan," ujar dia, Kamis, 5 Agustus 2021.

Dia menjelaskan, sistem pembagian karyawan dibagi-bagi setiap minggu atau bulannya. Bagi karyawan yang kebagian dirumahkan, otomatis tidak menerima upah kerja. "Masih ada karyawan yang masuk karena hotel masih diizinkan buka meski 50 persen," kata Candra.

Sebelum kebijakan ini diberlakukan, pengelola wisata memberikan penjelasan terlebih dahulu kepada para karyawan. "Mereka (karyawan) menerima meski berat," kata Candra.

Bahkan, lanjut dia, pengembangan perluasan sport Hidden Valley Hills juga terpaksa ditunda karena dikhawatirkan penutupan destinasi wisata masih berkelanjutan. "Diselesaikan juga ngapain, toh masih tutup sekarang," ujar dia.

Dia menyebut destinasi wisata bisa gulung tikar jika tidak ada solusi dari pemerintah di tengah kebijakan ini, karena pengeluaran tetap ada sementara pemasukan minim. "Jika gulung tikar, otomatis karyawan juga putus kerja," kata dia.

Hidden Valley Hills berlokasi di Desa Cibodas, Kecamatan Sukatani itu merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Purwakarta. Hidden Valley Hills menawarkan pemandangan alam indah yang dapat dinikmati di atas ketinggian 362 MDPL. Cocok kemar berswafoto. Di sana juga terdapat kolam renang dan penginapan dengan harga beragam.

Sebelum merebak wabah virus corona, destinasi wisata Hidden Valley Hills mampu menyedot perhatian wisatawan baik dalam maupun luar kota, tak pernah sepi setiap minggunya."Kalau dulu, ramai sekitar 200 wisatawan per hari ada. Setelah ada corona, jumlah pengunjung terjun payung. Apalagi sekarang tutup, otomatis tak ada pendapatan," ujar Candra menambahkan.

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Terkini

Sastra Sunda: LAWUNG DI BASISIR CIUJUNG

Senin, 4 Oktober 2021 | 11:46 WIB

Lapas Purwakarta Panen Raya Sayuran Hidroponik

Kamis, 30 September 2021 | 16:59 WIB

Bumdes Subang Katalisator Pembayaran Pajak

Jumat, 13 Agustus 2021 | 14:14 WIB

Curhat PKL di Purwakarta Setelah PPKM Diperpanjang

Rabu, 4 Agustus 2021 | 17:59 WIB
X