Bumdes Subang Katalisator Pembayaran Pajak

- Jumat, 13 Agustus 2021 | 14:14 WIB
Bumdes  Subang Katalisator Pembayaran Pajak. (Lovita.)
Bumdes Subang Katalisator Pembayaran Pajak. (Lovita.)

 

SUBANG, AYOPURWAKARTA.COM -- Subang merupakan wilayah yang luas, terdiri dari 30 kecamatan dengan 8 kelurahan dan 245 desa, dengan jumlah penduduk 1,595 juta jiwa.

Kepala P3DW Subang (Samsat Subang) Lovita Adriana Rosa mengatakan Potensi kendaraan bermotor di Subang ada 435 ribu di mana 91% kendaraan bermotor didominasi kendaraan jenis roda dua. Kendaraan roda dua dari sisi pendapatan tidak lebih baik menghasilkan dibandingkan roda empat.

“Hasil evaluasi nilai yang kita lakukan melalui penelusuran kendaraan tidak melakukan daftar ulang (KTMDU) kita menyasar kendaraan roda empat, yang bisa menjadi potensi menaikan target pendapatan pajak kendaraan bermotor,” kata Kepala P3DW Subang (Samsat Subang) Lovita Adriana Rosa di Kantor BJB Subang pada acara Rapat Evaluasi Triwulan II dan Pemberian Apresiasi Bumdes Subang.

Evaluasi dihadiri oleh Kepala Bapenda Kab. Subang, Dinas Pemdes dan Bank BJB Kantor Perwakilan Subang serta diikuti oleh 51 BUMDEs yang sebagian mengikuti secara virtual, Kamis, 11 Agustus 2021.

Lovita  menyebutkan, Kota Nanas Subang sebagai wilayah pertanian dan agribisnis ternyata memiliki potensi yang bisa menaikan pendapatan pajak kendaraan bermotor lebih optimal, melalui kosep integritas dan kolaborasi antar pemerintah.

“Kami sangat menyadari ketika target dibebankan pada Samsat Subang, ujungnya bagaimana nanti dana bagi hasil (DBH) untuk daerah. Ternyata total target bagi hasil tahun 2020 untuk Kabupaten Subang mencapai kurang lebih 260 miliar. Untuk tahun 2021 ini DBH berdasarkan persentase realisasi dari  pendapatan pajak daerah. Oleh karena itu diperlukan kolaborasi dan sinergitas antara P3DW Subang, dan Pemerintah Kabupaten Subang. Tidak kalah pentingnya adalah ketaatan masyarakat Subang membayar pajak,” katanya.

Lovita menuturkan, di tengah pandemi Covid-19, desa yang menjadi ujung tombak untuk bergerak sebagai gerbang utama pencegahan dan penularan Covid-19. Namun di sisi lain desa juga dituntut untuk bisa mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

BUMDes diharapkan mampu memulihkan perekonomian di desa, berinovasi dengan memperluas jaringan mitra kerja untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, seperti layanan pajak tahunan kendaraan bermotor dan layanan perbankan serta pelayanan jasa lainnya.

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Sumber: ayopurwakarta.com

Tags

Terkini

Sastra Sunda: LAWUNG DI BASISIR CIUJUNG

Senin, 4 Oktober 2021 | 11:46 WIB

Lapas Purwakarta Panen Raya Sayuran Hidroponik

Kamis, 30 September 2021 | 16:59 WIB

Bumdes Subang Katalisator Pembayaran Pajak

Jumat, 13 Agustus 2021 | 14:14 WIB

Curhat PKL di Purwakarta Setelah PPKM Diperpanjang

Rabu, 4 Agustus 2021 | 17:59 WIB
X