4 Rekomendasi Wisata Religi di Purwakarta

- Kamis, 29 April 2021 | 12:15 WIB
Makam Eyang Dalem Gandasoli. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)
Makam Eyang Dalem Gandasoli. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Purwakarta memiliki banyak destinasi wisata religi yang bisa menjadi pilihan wisatawan dalam menghabiskan libur panjang. Berikut Ayopurwakarta.com, rekomendasikan 4 objek wisata religi yang populer di Purwakarta.

1. Makam Syech Baing Yusuf

Makam Syech Baing Yusuf berada di Jalan Gandanegara, Desa Cipaiasan, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta. Makam ini tepat berada di belakang masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta.


Masjid Agung Baing Yusuf. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

Berdasarkan cerita berkembang di masyarakat, Syech Baing Yusuf merupakan salah satu tokoh sejarah yang menyebarkan Islam di Purwakarta. Beliau merupakan guru Syech Nawawi Al-Bantani Ulama Indonesia yang menjadi Imam di Masjidil Haram.

2. Makam Eyang Pandita

Makam Eyang Pandita terletak di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta. Makam Eyang Pandita berada di Kawasan Desa Wisata Kampung Tajur, berdekatan dengan Curug Panembahan.


Makam Eyang Pandita. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

Oleh masyarakat setempat Eyang Pandita dipercaya sebagai sesepuh Desa Pasanggrahan. Keunikan dari makam ini adalah lokasinya yang berada di atas bukit, sehingga dapat terlihat pemandangan gunung Burangrang, area persawahan, perkebunan sayur warga dan kawasan hutan.

3. Makam Dalem Gandasoli

Makam Dalem Gandasoli berada di Desa Mekarsari, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta. Berkaitan dengan nama Gandasoli, konon ceritanya sekitar 1628 datang seorang panglima tentara Mataram bernama Raden Surya Sumadita Angga Yuda atau akrab disapa Eyang Dalem Gandasoli dengan Mbah Balung Tunggal, Mbah Jaksa dan lainnya.

Beserta Pasukannya dengan tujuan untuk menggempur tentara VOC yang berada di Batavia. Sebelum sampai ke tujuan beliau bersama pasukannya sempat singgah di suatu tempat yang bernama Lembur Kolot (dahulu masuk Desa Gandasoli, sekarang masuk Desa Mekarsari).

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Sastra Sunda: MAPAG UDAT-UDAT BALEBAT

Rabu, 15 September 2021 | 11:50 WIB

Penyebab Terjadinya Kram Otot Rangka

Minggu, 12 September 2021 | 17:39 WIB

Pesona Gunung Salak Yang Penuh Kisah Mistis

Kamis, 24 Juni 2021 | 14:13 WIB

6 Ikan Cupang Termahal di Dunia

Rabu, 5 Mei 2021 | 14:58 WIB
X