Di tengah Keterbatasan Fisik, Warga Purwakarta Ini Sukses Membuat Karya Seni Bernilai Ekonomi

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 18:13 WIB
Penyandang difabel, Aep Saepudin tengah membuat kerajinan tangan menghasilkan ekonomi. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)
Penyandang difabel, Aep Saepudin tengah membuat kerajinan tangan menghasilkan ekonomi. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

PASAWAHAN, AYOPURWAKARTA.COM -- Keterbatasan fisik bukan menjadi halang bagi Aep Saepudin untuk membuat kerajinan tangan yang mampu menghasilkan nilai ekonomi.

Pria berusia 40 tahun penyandang difabel itu biasa membuat kerajinan tangan seperti lampu hias, sangkar burung, miniatur kapal pesiar hingga produk kerajinan lain di rumahnya berlokasi di Kampung Sukamaju, Desa Pasawahan, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta.

"Kalau membuat sangkar burung mulai 2011, semenjak pandemi Covid-19 saya mulai membuat kerajinan lain seperti miniatur kapal pinisi, dudukan lampu dan lainnya," Rabu 4 Agustus 2021.

Dia mengaku awalnya mengalami kesulitan dan hasilnya belum rapi, namun terus dipelajari hingga menghasilkan kerajinan seperti saat ini.

Dia termotivasi membuat berbagai jenis kerajinan ini karena ingin bermanfaat bagi orang banyak dan juga tetap berkarya di tengah keterbatasan yang dimiliki.

Dengan cara ini, dia mengaku bisa hidup mandiri dan menafkahi keluarga tanpa mengharapkan belas kasih orang lain meski ditopang dengan kedua tongkat untuk tetap bisa beraktivitas.

"Awalnya hanya membuat sangkar burung, lalu membuat berbagai jenis miniatur hingga produk kerajinan lainnya, namun banyak peminat lainnya yang meminta untuk dibuatkan hiasan miniatur kapal pasiar. Saya belajar membuat kerajinan tangan otodidak sering juga melihat di internet," kata Aep.

Adapun pemasaran, Aep memanfaatkan media sosial juga online ke berbagai kota ataupun melalui teman-temannya dengan harga beragam sesuai pesanan. "Termurah Rp50. 000 tertinggi Rp500. 000 dari berbagai karya seni," kata dia.

Saat ini, dia mengaku sudah mendapatkan pesanan miniatur kapal pesiar dari salah perusahaan terbesar di Indonesia, yang nantinya untuk dipajangkan di kantor.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Sastra Sunda: MAPAG UDAT-UDAT BALEBAT

Rabu, 15 September 2021 | 11:50 WIB

Penyebab Terjadinya Kram Otot Rangka

Minggu, 12 September 2021 | 17:39 WIB

Pesona Gunung Salak Yang Penuh Kisah Mistis

Kamis, 24 Juni 2021 | 14:13 WIB

6 Ikan Cupang Termahal di Dunia

Rabu, 5 Mei 2021 | 14:58 WIB
X