APPSI Jabar Ingin Bank Sediakan Sistem Pengembalian Pinjaman Pola Tagihan Harian Untuk Pedagang Pasar

- Minggu, 26 Desember 2021 | 18:06 WIB
APPSI Jabar Ingin Bank Sediakan Sistem Pengembalian Pinjaman Pola Tagihan Harian Untuk Pedagang Pasar. (ist)
APPSI Jabar Ingin Bank Sediakan Sistem Pengembalian Pinjaman Pola Tagihan Harian Untuk Pedagang Pasar. (ist)

CIREBON, AYOPURWAKARTA.COM - DPW APPSI Jabar kembali mengadakan kunjungan ke daerah, pada Jumat 24 Desember 2021, dalam rangka menyerap persoalan aktual di lapangan.

Kali ini yang menjadi tujuan kunjungan adalah DPD APPSI Kabupaten Cirebon. Di Cirebon DPW APPSI JABAR melaksanakan dua agenda, yaitu bersilaturrahim dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) area Cirebon bertempat di Kantor Cabang BSI Cirebon Sisingamangaraja dan mengunjungi Pasar Jungjang Arjawinangun yang sedang direvitalisasi.

Pada kesempatan bersilaturrahim dengan BSI, DPW APPSI Jabar menyampaikan persoalan persoalan yang dihadapi pasar dan pedagang pasar khususnya yang berkaitan dengan permodalan.

Pada kesempatan itu Ketua APPSI Jabar Nandang Sudrajat, memohon agar dunia perbankan lebih peduli kepada pasar dan pedagang pasar, khususnya dalam masalah pembiayaan bagi pedagang, baik untuk memenuhi kebutuhan modal pedagang maupun kredit kepemilikan kios.

"Untuk menghindari kredit macet, hendaknya dalam pengembalian pinjaman harus dilakukan pola tagihan harian yang dikemas dalam bentuk tabungan harian," ujarnya.

Menurutnya, sistem pengembalian kredit melalui kemasan tabungan harian berangkat dari budaya yang selama ini berlaku di lingkungan pasar yang biasa dilakukan para rentenir.

"Rentenir yang beroperasi di pasar meski berbunga tinggi tetapi tidak pernah macet alias lunas, karena mereka melakukan sistem tagihan harian," kata Nandang.

Mendengar pemaparan dari Ketua DPW APPSI Jabar, Kepala Cabang BSI Cirebon Fajar Agustiana, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan penjelasannya tentang budaya yang ada di pasar. Ini benar benar informasi baru yang sangat berguna.

"Memang kita harus adaptip mengikuti budaya yang ada di pasar dalam melakukan penyaluran kredit," katanya.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BI Fast Jawab Kebutuhan Transaksi Murah

Kamis, 10 Maret 2022 | 10:00 WIB

Ridwan Kamil Minta Arteria Dahlan Minta Maaf

Selasa, 18 Januari 2022 | 20:08 WIB

Terpopuler

X